Monday, 12 December 2016

JAJANAN KAKI LIMA THAILAND

Salah satu destinasi yang memiliki sajian kuliner yang beragam favorit kami tentu saja aneka makanan pinggir jalan saat kamu traveling di kawasan Asia Tenggara salah satunya negara Thailand. Karena terkadang makanan otentik dari sebuah daerah bukan datang dari restoran mahal yang ada di kota tersebut melainkan makanan yang tersaji di pinggir-pinggir jalan atau pasar tradisional yang ada di kota itu. Berikut beberapa ragam kuliner pinggir jalan yang patut kamu cobain saat traveling di Thailand.

1.         Nasi Goreng dan Nasi Ayam di Pasar Malam Krabi
Apabila kamu menginap di sekitar pusat kota Krabi rasanya mengunjungi pasar malam Krabi untuk mencari kulinernya adalah patut kamu lakukan. Selain terdapat beberapa pilihan menu halal harganya juga terbilang murah dengan pilihan menu yang beragam. Salah satu menu yang paling ramai di beli orang yaitu nasi goreng atau nasi ayam yang di jual dalam bungkus sterofoam dengan harga berkisar 40-60 Bath per porsinya. Rasanya? Bisa dibilang cita rasa yang khas dari masakan di Thailand bagian selatan cukup pedas namun disanalah sensasinya sehingga dapat memanjakan lidah khususnya bagi kamu pecinta makanan pedas.
moslem in thailand, krabi, night market, street vendor, islam thailand, pasar malam, menu halal thailand
Salah Satu Penjaja Makanan Halal di Pasar Malam Kota Krabi
Menu Nasi Goreng Dan Nasi Ayam Dengan Racikan Bumbu Thailand
2.         Goreng-Gorengan di Pasar Muslim Krabi
Salah satu my guilty pleasure adalah menikmati aneka gorengan yang dijual di pinggir-pinggir atau pasar tradisional. Salah satu yang membuat saya kalap adalah ketika secara tidak sengaja menjumpai sebuah pasar muslim di provinsi Krabi Thailand dimana banyak tersaji beraneka sajian kuliner yang halal dan menggugah selera. Disini terdapat beraneka ragam gorengan mulai dari sosis goreg, daging goreng, bakso goreng, nugget goreng, fish cake goreng, ayam goreng hingga kue-kue goreng. Yang harus kamu perhatikan umumnya untuk makanan frozen seperti bakso, sosis dan nugget mengandung pewarna makanan jadi lihatlah terlebih dahulu tekstur dan warnanya. Pewarna makanan yang baik seperti Textured Soy Proteinumumnya digunakan di industri makanan pengolahan daging seperti ini.
moslem in thailand, krabi, night market, street vendor, islam thailand, pasar malam, menu halal thailand
Ada Berbagai Menu Bakar Dan Gorengan Yang Disajikan Di Lapak Warung Ini
moslem in thailand, krabi, night market, street vendor, islam thailand, pasar malam, menu halal thailand
Pedagang Muslim Lainnya Yang Turut Berdagang Di Pasar Ini
 3.         Makanan Panggang & Bakar di Pasar Muslim Krabi
Aroma daging yang di panggang dan dibakar selalu ngga pernah salah untuk dinikmati oleh indra penciuman kita. Aroma keharuman yang dijajakan di sepanjang lapak pedagang di pasar muslim Krabi ini sungguh menggoda iman. Jika kamu ke Krabi coba carilah pasar muslim ini yang letaknya tidak jauh dari Pantai Noppharat Thara dan Pantai Ao Nang.
moslem in thailand, krabi, night market, street vendor, islam thailand, pasar malam, menu halal thailand
Salah Satu Pedagang Yang Sedang Membakar Aneka Daging dan Hidangan Laut
moslem in thailand, krabi, night market, street vendor, islam thailand, pasar malam, menu halal thailand
Berbagai Macam Bakso Tusuk Yang Telah Dilumuri Bumbu Ini Juga Begitu Nikmat Rasanya
4.         Kue Basah di Pasar Muslim Krabi
Beberapa jenis jajanan pasar yang tampak manis dengan taburan parutan kelapa di atasnya juga terlihat menggiurkan untuk dicoba ketika blusukan di pasar muslim Krabi ini. Ada kue yang berwarna coklat seperti ongol-ongol, ada kue yang berwarna putih yang dibalut daun pisang, ada juga kue yang serupa dengan kue kelepon hanya saja bentuknya memanjang. 
moslem in thailand, krabi, night market, street vendor, islam thailand, pasar malam, menu halal thailand
Penjaja Kue Yang Berjilbab Merah Jambu
5.         Cemilan Manis di Pasar Malam Patong Phuket
Ketika sampai di Phuket salah satu tempat yang kami tuju yaitu pasar malamnya yang tidak jauh dari Pantai Patong dan Jalan Bangla. Beberapa kue pancong dengan potongan pisang tampak lezat, ditemani oleh barisan kue lapis yang beraneka warna. Kalo kamu datang kesini disaat kondisi perut sedang lapar dijamin kalap.
bangla road, phuket, pantai patong, thailand, pasar malam phuket, phuket night market, kuliner di thailand
Sweet Nacos Dengan Krim Kelapa Yang Nikmat, Renyah!
Salah satu yang membuat kami menitikkan air liur karena kelezatannya begitu menggoda yaitu deretan nacos khas Thailand yang tampak begitu renyah dan manis dengan taburan parutan kelapa dan wijen yang telah disangrai kering di atasnya disusul Muslim pancake dengan pilihan rasa pisang, kelapa, jagung serta kismis yang dijual di sebuah lapak dengan label halal di atasnya.

6.        Ketan Manis di Pasar Malam Patong Phuket
Barisan ketan yang bewarna ungu dengan topping buah nangka, mangga, abon dan sejenis wijen di atasnya yang disajikan di atas daun pisang tampak menggugah selera. Dari barisan ketan itu ada beberapa jenis varian yang menarik perhatianku yaitu ketan berwarna ungu yang sepertinya menggunakan pewarna makanan. Namun ketika aku coba ternyata rasanya tidak jauh berbeda dengan ketan putih biasa hanya sedikit lebih manis dengan warna yang menarik perhatian. Satu lagi sajian ketan yang patut kamu coba ketiak di Thailand tentu saja Mango Sticky Rice nya yang juga banyak dijual di pinggir-pinggir jalan di Thailand.
bangla road, phuket, pantai patong, thailand, pasar malam phuket, phuket night market, kuliner di thailand
Sajian Ketan Dengan Berbagai Macam Topping
Ketan Mangga Pun Patut Untuk di Coba (courtesy)
 7.         Masakan Khas Thailand di Pasar Malam Patong Phuket
Di Pasar Malam Patong Phuket terdapat beberapa kedai penjual masakan rumahan yang menyajikan masakan dengan bumbu khas Thailand. Tidak jauh dari kedai tersebut terdapat seorang penjual telur puyuh goreng yang digoreng garing di bagian pinggirnya namun kuningnya dibuat setengah matang, melihat nya langsung tergoda untuk mencoba. Kress.
bangla road, phuket, pantai patong, thailand, pasar malam phuket, phuket night market, kuliner di thailand
Beragam Menu Yang Tampak Lezat di Pasar Malam Phuket Namun Tidak Terjamin Kehalalannya.
bangla road, phuket, pantai patong, thailand, pasar malam phuket, phuket night market, kuliner di thailand
Sajian Ayam Goreng di Pasar Malam Phuket, Thailand
bangla road, phuket, pantai patong, thailand, pasar malam phuket, phuket night market, kuliner di thailand
Telur Putuh Yang digoreng Dengan Pinggiran Yang Garing Dan Renyah

bangla road, phuket, pantai patong, thailand, pasar malam phuket, phuket night market, kuliner di thailand
Telur Puyuh Goreng Yang Dijual Perpaket.

8.         Pad Thai & Spring Roll di Khaosan Road Bangkok
Ini adalah menu paling populer yang bisa ditemukan di Thailand yaitu Pad Thai goreng. Makanan ini adalah mie atau bihun atau kwitiaw yang digoreng dengan bumbu Thailand dicampur dengan saturan seperti tauge dan diberi topping udang atua ayam. Salah satu Pad Thai pinggir jalan yang enak dan murah banyak terdapat di sepanjang Jalan Khaosan yang merupakan kawasan backpacker terkenal di kota Bangkok.
Penjual Pad thai di jalan Khaosan Bangkok
Pilihan Menu dan Harga Pad Thai di Penjual Kaki Lima Di Jalan Khaosan
9.         Goreng-Gorengan & Makanan Bakar di Pasar Malam Sanam Luang Bangkok
Masih di sekitar jalan Khaosan terdapat sebuah lapangan dan taman besar bernama Sanam Luang. Di kala petang sampai malam kawasan ini berubah menjadi sebuah pasar malam yang besar yang menapung ratusan pedagang kaki lima yang menajikan aneka ragam barang dan sajian kuliner. Untuk makanan halal juga ada di kawasan ini jadi perhatikan dulu apakah ada logo halal pada gerobak penjualnya. Salah salah satu sajian kuliner halal yang kami temukan di pasar ini menjual aneka goreng-gorengan dengan makanan yang dibakar ini.
Salah Satu Kedai Halal di Pasar Malam Sanam Luang Bangkok
Beberapa Pilihan Menu Yang Disajikan di Warung Pinggir Jalan ini
10.       Nasi Halal di Jalan Chakrapong Dekat Masjid Chakrabongse Bangkok
Salah satu makanan halal yang kami temukan di kota Bangkok yaitu berada di jalan Chakrapong tidak jauh dari Masjid Chakrabongse. Disini aku melihat beberapa warung yang menyajikan masakan berupa nasi merah dengan lauk pauk, bakso, sosis, sayuran dan beberapa bakso dan sosis yang ditusuk menyerupai sate.  
Salah Satu Menu Yang Dijual di Warung Dekat Masjid Chakrabongse, Bangkok
Deretan Pilihan Lauk Yang Disajikan
11.       Ikan Goreng di Perbatasan Maesai Tachileik
Ketika aku traveling ke perbatasan antara Thailand utara dengan negara Myanmar terdapat sebuah pasar di Maesai yang di sepanjang pinggir jalannya terdapat berbagai penjual makanan. Salah satu yang menarik perhatianku yaitu seorang penjual goreng-gorengan yang menjual ayam goreng dan ikan goreng yang dimasak garing
Salah Satu Penjual Ikan Goreng di Pasar Mae Sai
12.       Serangga Goreng di Pasar Malam Chiang Rai
Butuh sensasi  baru saat menikmati sebuah sajian kuliner khas di sebuah daerah? Datanglah ke pasar malam yang ada di kota Chiang Rai yang terdapat beberapa kedai penjual serangga goreng. Jenis serangga yang disajikan disini mulai dari belalang, jangkrik, kecoa, kalajengking hingga ulat. Dengan digoreng kering dan diberi bumbu membuat cemilan ini terasa begitu garing dan renyah dengan cita rasa yang khas. Berani coba?
Jangkrik Goreng di Pasar Malam Chiang Rai
Ulat Goreng di Pasar Malam Chaing Rai
Serangga Goreng di Pasar Malam Chiang Rai
13.       Makanan Bakar, Goreng & Rebus di Pasar Malam Chiang Rai
Masih di pasar yang sama disini juga terdapat beragam sajian kuliner yang di panggang dan dibakar yang menghadirkan aroma yang tidak kalah menggiurkannya dibanding serangga goreng. 
Udang Bakar di Pasar Malam Chiang rai
Ikan Goreng di Pasar Malam Chiang Rai
Ayam Goreng di Pasar Malam Chiang Rai
Sajian Makanan Beku di Pasar Malam Chaing Rai
14.       Cemilan Manis di Pasar Malam Chiang Khong
Salah satu yang membuat kami menitikkan air liur karena kelezatannya begitu menggoda yaitu deretan nacos khas Thailand yang tampak begitu renyah dan manis dengan taburan parutan kelapa dan wijen yang telah disangrai kering di atasnya. Pada bagian pinggirnya dibuat penuh warna menggunakan pewarna makanan yang menjadikan cemilan ini terlihat lebih menarik.
Nacos Manis Khas Thailand
Nacos Manis Khas Thailand

Cemilan Manis di Pasar Malam Chiang Khong
15.       Pancake Manis di Pasar Malam Chiang Mai
Muslim pancake dengan pilihan rasa pisang, kelapa, jagung serta kismis yang dijual di beberapa kedai dengan label halal di atasnya. Ada juga makanan lain yang menyerupai canai atau martabak yang dibuat dari adonan tepung dengan sajian topping dan rasa yang beragam yang menarik untuk dicoba.  
Penjual Roti, Canai Dan Pancake
Pancake Pisang

Kue Manis di Pasar Malam Thailand
      
            Daftar diatas adalah beragam jenis makanan yang aku jumpai saat menjelajah negeri Thailand dari Thailand Selatan hingga ke Thailand Utara melalui jalur darat. Jika kamu memiliki rekomendasi lainnya dapat berbagi di kolom komentar ya.

MENU SARAPAN PAGI KHAS VIETNAM

1. Pho



Pho dan Vietnam tak dapat dipisahkan. Mie beras dengan kuah kaldu gurih ini juga jadi bagian sarapan di Vietnam. Tiap penjual pho punya racikan berbeda, namun penentu kenikmatannya tetap terletak pada bahan pembuatan kaldu. Ada aneka jenis pho seperti Pho Bo (pho sapi), Pho Ga (pho ayam), Pho Bo Gau, Pho Bo Tai Nam dan Pho Sot Vang. Penggunaan perasan jeruk nipis dan cabai menambah citarasa sajian.

2. Xoi



Meski pho mendunia, namun sulit menentukan apakah Pho atau Xoi yang lebih populer untuk sarapan di Vietnam. Sampai jalan terkecil pun ada penjual Xoi (sticky rice) di pagi hari. Terdapat pula yang menjual Xoidalam wadah tertutup daun pisang. Xoi kemudian ditaruh di atas kepala atau dibawa dengan sepeda. 

Jenis nasi lengket ini ada yang berharga murah misalnya Xoi Gac (Xoi berwarna yang memakai minyak Gac), Xoi Do Xanh (Xoi dengan buncis), Xoi Lac (Xoi dengan kacang) atau Xoi Ngo (Xoi dengan jagung). Varian lebih mahal seperti Xoi Trung (Xoi dengan telur), Xoi Pate (Xoi dengan pate), hingga Xoi Cha (Xoi dengan daging gulung).


3. Banh Mi



Banh mi berasal dari Prancis ketika masa kolonial di Vietnam pada akhir 1800an. Sejak itu, cara makan Prancis mempengaruhi kuliner Vietnam seperti konsumsi roti untuk sarapan. Pate (pasta hati angsa) menjadi bagian dari banh mi. Kemudian berkembang dengan pemakaian sayuran, udang, sosis dan lainnya.

4. Banh Cuon



Lumpia asal Vietnam ini juga jadi menu sarapan. Banh Cuon dibuat dengan kulit dari tepung beras kukus. Isiannya berupa daging bab cincang dan jamur kuping. Biasa banh cuon disajikan dengan Cha Wue dan saus spesial bernama nuoc cham khusus. Dulunya saus memakai tambahan minyak dari serangga ca cuong untuk menyempurnakan rasa. Namun kini minyak ca cuong makin langka dan mahal.

5. Chao 



Chao atau bubur dari beras jadi makanan untuk sarapan, makan siang maupun makan malam di Vietnam. Meski dianggap makanan orang miskin namun Chao makin mewah saat dimasak dengan beragam daging. Antara lain Chao Ga (bubur dengan kaldu ayam), Chao Vit (bubur dengan bebek), Chao Luon (bubur dengan belut) dan Chao Ca (bubur dengan ikan).

6. Trung Vit Lon



Trung Vit Lon mirip dengan balut di Filipina. Terbuat dari embrio bebek yang masih menempel di kulitnya. Disebut rasanya lebih enak dari telur ayam normal dan tinggi kandungan protein. Di Vietnam, Trung Vit Londisukai banyak orang dan muncul di hampir semua penjaja sarapan. Orang Hanoi biasanya mendampinginya dengan sedikit garam, lada, daun laksa dan air kumquat. Sedangkan di Ho Chi Minh biasa langsung dimakan dari kulitnya.

7. Banh Bao



Banh bao serupa dengan bakpao khas China. Berupa dumpling bulat yang diisi aneka bahan seperti daging babi, bawang bombay, jamur dan sosis. Versi paling populer di Ho Chi Minh adalah campuran babi cincang, telur puyuh rebus dan sosis China. Di kaki lima, banh bao dijual langsung dalam kukusan. Sehingga tersaji panas saat dibeli.

JAJANAN KAKI LIMA JEPANG


Image result for jajanan kaki lima di jepangTak hanya Singapura, Malaysia, Indonesia, atau negara-negara Asia Tenggara lainnya yang punya kultur street food teramat kental. Si negeri matahari terbit ternyata juga memiliki beraneka jenis jajanan yang dijamin akan membuat perut (dan mata) Anda lapar, terutama di kawasan Fukuoka. Kota yang terletak di bagian utara pulau Kyushu ini bahkan pernah tercatat sebagai salah satu tempat dengan sajian street food terbaik di Asia oleh CNN Travel! Bagi Anda yang akan melipir ke Jepang dalam waktu dekat, silahkan mencatat aneka ragam sajian yang harus Anda cicipi di yatai (gerobak makanan) terdekat. Itadakimasu!
  1. YakitoriJajanan mirip sate khas Nusantara ini tidak memakai bumbu kacang, melainkan garam untuk memberikan rasa asin, atau tare – sejenis saus manis, kecap asin, dan gula – bagi yang menyukai rasa manis. Kata yakitori hanya digunakan untuk menyebut sate yang terbuat dari daging ayam, atau jeroan ayam. Sate yang terbuat dari bahan lainnya, seperti sapi, babi, atau sayuran, dinamakan kushiyaki.
Okonomiyaki Renjiro Sushi
  1. OkonomiyakiPancake gurih a la Jepang ini berasal dari kata “okonomi” yang berarti “apapun yang Anda suka” dan “yaki”, “panggang atau masak”. Di beberapa restoran di Jepang, Anda dapat membuat sendiri okonomiyaki menggunakan teppan (hotplate spesial) dengan bahan segar yang telah dipersiapkan. Ada juga restoran di mana Anda bisa menyaksikan aksi para chef mempersiapkan okonomiyaki pesanan Anda. Okonomoyakibiasanya diberi topping seperti katsuobushi (daging ikan kering), saus mayonnaise khas Jepang dan saus okonomiyaki, aonori (rumput laut kering), dan beni shoga (acar jahe).
Dango Renjiro Sushi
  1. DangoJika Anda merupakan penggemar berat film animasi karya Hayao Miyazaki, Anda pasti familiar dengan rupa penganan warna-warni berikut. Terbuat dari campuran tepung beras ketan dan air yang kemudian direbus hingga matang, dango menyerupai pansit bulat dengan berbagai rasa, seperti gurih (mitarashi dango), atau manis (hanami dango). Sering disajikan dalam jumlah 3 atau empat dengan tusuk sate.
Taiyaki Renjiro Sushi
  1. TaiyakiMeskipun memiliki bentuk seperti ikan, taiyaki adalah dessert manis yang biasanya diisi dengan pasta kacang merah dari kacang azuki. Sebagai pengganti kacang merah, filling jenis lain juga kerap digunakan, seperti custard, saus coklat, atau Nutella. Untuk versi gurihnya, Anda dapat mencoba kombinasi isi dari ubi rambat, keju, sosis, atau sayuran. Bentuk uniknya didapat dari cetakan besi serta adonan dari tepung terigu, bubuk soda kue, garam, dan gula.
Senbei Renjiro Sushi
  1. SenbeiKita mungkin hanya mengenali senbei jenis instan yang dijual di aneka minimarket, tapi kerupuk nasi yang dibuat langsung nyatanya mudah sekali ditemui di jalanan Jepang, terutama saat festival street food berlangsung. Cara memasak senbei adalah dipanggang di atas arang hingga char nampak dan memberikan aroma smoky yang khas. Kebanyakan senbei memiliki rasa gurih dari garam dan kecap asin, namun jangan lewatkan varian manisnya juga.
Sweet Potato Renjiro Sushi
  1. Sweet PotatoThe ultimate Japanese street food! Berbeda dengan ubi rambat yang tumbuh di negara bagian barat, ubi rambat dari Jepang memiliki rasa yang lebih manis. Oleh karena itu, ini merupakan jenis jajanan kaki lima yang paling populer di Jepang. Anda dapat menemukannya dengan mudah saat musim gugur atau dingin, baik dalam bentuk gorengan dengan topping sirup manis dan wijen panggang, dipanggang utuh di atas batu, atau a la wedges dengan tambahan garam dan gula.
Takoyaki Renjiro Sushi
  1. Takoyaki
    Street food Jepang pertama yang sempat booming di tanah air beberapa waktu lalu ini terbuat dari adonan tepung terigu dengan isi daun bawang, sotong, jahe, dan tempura. Dibentuk bulat oleh cetakan khusus, lalu dipanggang dan diberi tambahankatsuobushi, saus mayonnaise dan saus takoyaki, serta daun bawang lagi. Berasal dari Osaka.
Yakisoba Renjiro Sushi
  1. YakisobaSajian ini terbuat dari mi tipis seperti ramen, lalu ditumis bersama daging babi dan aneka jenis sayuran seperti kubis, wortel, dan bawang bombay dengan saus asam manis. Sering dipesan sebagai snack dengan tambahan aonori, katsuobushi, dan acar jahe merah. Terinspirasi dari hidangan chow mein khas Tiongkok.